Indolucky7
Indolucky7

Jelang ke Spanyol, Vamos Indonesia Dapat Wejangan dari Eks Ketum PSSI

18

Sebanyak 17 anak di tim Vamos Indonesia terus memantapkan diri jelang keberangkatan ke Spanyol. Mereka mendapatkan wejangan dari Dewan Kehormatan PSSI Agum Gumelar.

Vamos Indonesia kembali mengirim 19 anak Indonesia dari sebelumnya hanya 8 anak yang merupakan hasil seleksi pada Juni lalu di Jakarta. Anak-anak Indonesia tersebut akan diberangkatkan ke Spanyol 17 Agustus.

Selama di Spanyol, ke-19 pemain tersebut akan tersebar di kompetisi bersama beberapa klub U-19 Divisi 3 Liga Spanyol yaitu Alcorcon, Palamos, dan Akademi Palencia.

Selama berada di Spanyol, para pemain muda itu nantinya akan berlatih secara ketat. Tidak hanya sepakbola saja, para pemain juga mendapat pelajaran formal di sekolah. Target Vamos Indonesia adalah ingin menjadi bagian skuat Merah Putih yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia 2026.

Untuk memberikan dukungannya, Agum mengundang para pemain tersebut untuk bertatap muka. Eks Ketum PSSI itu mengingatkan agar pemain berlatih keras untuk membawa nama Indonesia. “Jadi ada keinginan kami semua, keinginan masyarakat bangsa Indonesia supaya sepakbola kami ini bisa tampil di pentas dunia. Tapi saya katakan tadi ya bahwa waktu sangat singkat, tujuh tahun, tapi satu hal, segala sesuatu bisa kami raih kalau kamu mau, kalau ada kemauan, dan karena waktu singkat tujuh tahun, kemauannya harus lebih besar,” ujar Agum di Kediamannya di Jakarta, Jumat (2/8/2019) sore WIB.

“Nah, oleh karena itulah saya tekankan kepada mereka selama disana betul-betul menimba ilmu, ilmu dalam individu dan dalam tim, karena saya sendiri melihat, mengamati bahwa sepakbola di Spanyol itu mungkin paling cocok untuk para pesepakbola Indonesia. Di sana kan dikenal dengan tiki taka, artinya kemampuan individunya bagus, kerjasamanya bagus. Jadi tidak mengandalkan speed atau power seperti Inggris, ini paling cocok buat mereka-mereka ini. Jadi saya sangat mendukung kalau mereka dikirim ke Spanyol,” sambungnya. Agent Ibcbet.

Agum menilai ajang tersebut menjadi kesempatan besar pemain-pemain tersebut untuk bermain di Eropa sehingga bisa jadi aset timnas di masa mendatang.

“Kalau mereka ikut kompetisi disana, dilatih di sana, jadi kalau ada klub di Spanyol yang tertarik kepada mereka, lantas merekrut mereka, itu bagus. Kesempatan untuk mengasah dirinya lebih besar ya, tetapi ketika pemain ini yang dalam pengamatan para pembina sepakbola di Indonesia dinilai perlu untuk memperkuat tim nasional, maka ketika mereka dipanggil harus pulang.”

Sementara itu Founder Vamos Indonesia, Fanny Riawan, mengungkapkan pemainnya terus mempersiapkan diri. Dia berharap ini menjadi pintu awal anak-anak Indonesia mengembangkan bakat dan kariernya.

“Rencana kami, maksimal 20 tahun sudah masuk Divisi Empat, usia 21-22 masuk klub Segunda B, 22-23 tahun Segunda A. Semoga 6-7 tahun ranking Indonesia sudah di atas. Takefusa Kubo bisa, kenapa kami tidak,” kata Fanny.

Program Vamos Indonesia sudah cukup berhasil. Dua pemain yakni Helmy Putra Damanik dan Reza Kusuma telah bergabung bersama tim kasta keempat Atletico Cristo, setelah tampil di Division De Honor. Helmy misalnya, menjadi top skorer dengan 10 gol.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*