Indolucky7
Indolucky7

Pesan Kebangkitan Sepakbola Tanah Air di Kickoff Piala Presiden

36

Kickoff Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat berlangsung meriah. Kebangkitan sepakbola Tanah Air menjadi pesan utama dalam turnamen pramusim itu.

Acara pembukaan Piala Presiden itu digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/3/2019). Pertandingan antara Persib Bandung dengan Tira Persikabo menjadi laga perdana ajang tersebut.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo, yang awalnya dijadwalkan hadir, batal menghadiri acara pembukaan Piala Presiden. Dia diwakili oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Dalam sambutannya, Imam menyampaikan beberapa pesan dari Presiden Jokowi untuk pecinta sepakbola Tanah Air. Salah satunya, mengajak semua pihak untuk mendorong kemajuan sepakbola Indonesia.

“Tahun lalu pembukaan Piala Presiden yang juga di Bandung Presiden hadir. Tapi hari ini beliau sedang di Kendari. Namun, saya kira pesan untuk semua, sepakbola (Indonesia) harus maju, mutlak untuk bangkit,” katanya. Agen Ibcbet.

Imam menuturkan, di turnamen Piala Presiden 2019, terdapat satu titik terang untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Saat ini, pihak kepolisian telah turun membantu untuk memberantas mafia yang selama ini mengotori sepakbola Indonesia.

“Dan usaha itu menggembirakan dan membangkitkan sepak bola tanah air. Dalam mengungkap semua (mafia) itu berharap, ini awalan baik untuk melahirkan prestasi,” ujar dia.

Dia juga berharap para pengurus PSSI bisa merespon pesan dari Presiden Jokowi dengan melakukan pembenahan.

“Selesaikan sampai tuntas agar sepak bola kita benar-benar bersih (dari mafia) dan menghasilkan juara nyata. Pengurus PSSI mudah-mudahan bisa menangkap keinginan presiden,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Imam juga mengajak para suporter sepak bola tanah air untuk menghentikan semua pertikaian. Pihaknya tidak ingin ada lagi korban yang jatuh akibat sepak bola.

“(Kalau) Suporter ribut terus masalah sebenarnya (sepak bola Indonesia) tidak kelihatan. Mari bersama-sama kompak untuk majukan sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Steering Committee Piala Presiden, Maruara Sirait, menyatakan penyelengaraan turnamen Piala Presiden ini tanpa dibantu dana pemerintah. Ajang itu dilaksanakan dengan dukungan dari sponsor.

Pihaknya juga menggandeng lembaga independent untuk mengaudit penggunaan dana dalam penyelenggaraan turnamen ini.

“Hadiah dari Rp3,3 miliar menjadi Rp3,5 miliar untuk juara pertama. Sebagai laporan juga seperti tahun-tahun sebelumnya dalam turnamen ini selalu diaudit. Tidak ada uang negara dalam turnamen ini. Ternyata dengan suport dari para sponsor bisa turnamen ini bisa terselenggara,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*