Indolucky7
Indolucky7

Begini Nasib Filanesia Selepas Kepergian Luis Milla

Simon Mcmenemy 01

Filosofi Sepak Bola Indonesia atau Filanesia lahir saat Luis Milla membesut tim nasional Indonesia. Bahkan, kabarnya Milla berandil besar dalam perumusan filosofi tersebut.

Pelatih asal Spanyol itu memberikan masukan kepada tim penyusun Filanesia yang dikomandoi oleh Danurwindo selaku Direktur Teknik PSSI. Singkat cerita, Milla mengatakan bahwa karakter pemain Indonesia sama seperti negaranya, Spanyol. Sbobet Indonesia.

Alhasil, Filanesia kecenderungannya mirip dengan gaya main Spanyol. Di dalam poin-poin Filanesia, disebutkan sepak bola Indonesia ideal bermain dengan operan-operan pendek, progeresif, dan cepat dalam rotasi.

Selain yang dianjurkan tersebut, ada satu hal yang “diharamkan”, yaitu operan-operan panjang. Hal itu disebut mirip permainan Spanyol.

“Pasalnya, fisik pemain Indonesia kan tidak besar. Sama seperti Spanyol. Kurang lebih yang dimainkan Luis Milla sudah sesuai Filanesia,” ucapnya kepada Bolalob.

Lantas, bagaimana nasib Filanesia selepas kepergian Milla?

Menurut Danur, kondisi itu tak berpengaruh. Soal Filanesia mirip dengan gaya main Milla adalah kebetulan saja.

“Jadi, ada atau tidaknya Milla tetap berjalan seperti awal,” tutur Danur lagi.

Ia pun optimistis bahwa pelatih baru timnas, Simon McMenemy, bisa mengakomodir karakter pemain Indonesia menjadi satu kekuatan yang besar. Kurang lebih, Danur yakin Simon bisa membawa timnas bermain dengan mengusung Filanesia.

“Saya sudah bertanya kepada Simon soal permainan. Kesukaannya pun sama dengan karakter Filanesia, yaitu menguasai bola,” ujar Danur.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*