Indolucky7
Indolucky7

Arema FC Butuh Rp 34 Miliar untuk Arungi Liga 2019

31

Arema FC mengungkapkan kebutuhan dana untuk mengarungi Liga 1 2019. Singo Edan disebut membutuhkan dana Rp 34 miliar.

Dana yang lebih tinggi dibandingkan kebutuhan yang dikeluarkan musim lalu. Kesiapan dana yang dimiliki, membuat Arema tak begitu bergantung pada subsidi dari operator liga.

“34 (Rp 34 miliar) kurang lebih disitu, maksimal Rp 35 miliar untuk kebutuhan dana musim ini,” ungkap Manager Arema FC Rudi Widodo kepada wartawan di kantornya Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang, Selasa (15/1/2019).

Rudi menyebut, jumlah dana yang dibutuhkan itu, memang naik sedikit dibandingkan pengeluaran manajemen di musim lalu.

“Kalau kemarin kisaran Rp 25 miliar, ya ada kenaikan memang hampir 25 persen ya?. Jujur akan berat, ketika sanksi menjelang akhir kompetisi, tanpa penonton itu,” sahutnya.

“Sejak awal, kami menganggap subsidi seperti vitamin. Karenanya Arema tak begitu bergantung pada subsidi,” sambung Rudi. Agen Sbobet Indolucky7.

Dijelaskan, bahwa gaji pemain yang dibayarkan adalah terusan dari DP kontrak yang diberikan manajemen terhadap pemain. Untuk musim ini, lanjut Rudi, ada perbedaan nilai kontrak dan memang sedikit besar nominalnya.

“Salary per bulan itu kan sisa DP. Makanya jujur saja kontrak yang baru ini mayoritas dimulai pada Febuari. Pembayarannya nanti di bulan itu, mayoritas termasuk pemain asing,” sebut Rudi.

Diungkapkan, pihaknya tengah melakukan pendataan secara detil. Perkiraan memang ada kenaikan melihat dari kontrak pemain. Tetapi, pengeluaran akan sedikit, bila DP yang diberikan terhadap pemain ditambah.

“Per bulannya bisa sedikit, asal DP ditambahi. Harapannya memang pengeluaran di angka 1, (Rp 1 miliar) per bulan. Jika naik ya Rp 1,1 miliar,” beber Rudi.

Rudi mengaku, apabila kompetisi mulai bergulir pada Mei 2019, maka akan memberikan kesempatan bagi Arema untuk mampu menambah nilai uang muka dari kontrak pemain.

“Sehingga tiap bulan tidak besar untuk salary. Kan informasi kompetisi berjalan Mei, jadi masih ada waktu dan mudah-mudahan ada rejeki menambah DP pemain,” paparnya.

Menurut dia, Indonesia memiliki letak geografis seperti ini, memang sangat membutuhkan finansial yang cukup bagi tim.

Pihaknya beruntung, ketika mendengar harga tiket pesawat turun. Sehingga mampu menekan pengeluaran tim untuk pertandingan away di luar Jawa.

“Ini juga akan membantu, tiket pesawat harganya turun. Sumatera memang hanya dua, tetapi Padang itu juga jauh,” tutur Rudi.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*