Indolucky7
Indolucky7

Ramai Pengaturan Skor, Kapten Sriwijaya FC Pernah Ditawari Rp 400 Juta

Yu Hyoo Koo

Kapten Sriwijaya FC, Yu Hyun Koo, disebut-sebut ditawari untuk mengalah dari Arema FC di Malang di laga terakhir Liga 1 2018. Kabar itu disanggah. Agen Ibcbet Indolucky7.

Sriwijaya menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (7/12). Sriwijaya membutuhkan kemenangan dari laga di pekan ke-34 Liga 1 itu demi menghindari degradasi.

Saat ini, Sriwijaya ada di urutan ke-14 dengan poin 39, setara dengan Mitra Kukar dan (peringkat ke-15) dan Perseru Serui (ke-16).

Menjelang laga itu, publik sedang berupaya untuk memerangi pengaturan skor. Itu setelah beberapa suara menyatakan sepakbola Indonesia lumrah dengan pengaturan skor. Anggota komite eksekutif (exco) PSSI Hidayat dicopot dari jabatannya serta petinggi sejumlah klub, Vigit Waluyo, disebut sebagai aktor penting pengaturan skor di sepakbola Tanah Air.

Yu juga mengungkapkan pengalaman pernah ditawari untuk terlibat dalam pengaturan skor. Apakah termasuk menjelang laga pamungkas di Liga 1 dengan Sriwijaya menghadapi Arema?

“Saya bingung kenapa jadi begini yang tersebar (Yu disebut ditawari suap untuk pertandingan Sriwijaya dengan Arema). Bahkan, pihak di manajemen Arema marah, tidak benar itu dan tidak pernah ada yang menghubungi saya mengatasnamakan Arema,” ujar Yu kepada wartawan, Rabu (5/12/2018).

Yu menegaskan jika tawaran pengaturan skor itu sudah lewat. Tawaran untuk mengalah itu bukan diberikan menjelang pertandingan Sriwijaya dengan Arema FC.

Begitu pula nominal sebesar Rp 400 juta. Dari komunikasi singkat pemberi tawaran itu, Yu menolaknya.

“Memang benar saya pernah dihubungi komplotan mafia bola, yakni persisnya pada setiap laga away seusai melawan Bhayangkara. Beberapa bulan lalu dan bukan baru-baru ini,” katanya.

“Sejak saat itu banyak yang hubungi tiap laga away. Ada yang telepon dan sampai WhatsApp, tapi saya tolak dan saya pun langsung lapor Pak Ucok (manajer tim),” kata Yu menegaskan.

Sampai saat ini, Yu, yang telah merumput di SFC sejak 2015, tak mengetahui sosok yang menghubunginya kala itu. Dia menduga jika orang misterius itu adalah pelaku judi bola atau oknum manajemen klub.

Terkait ini, asisten manajer Sriwijaya FC Ahmad Haris menyebut jika isu adanya penyuapan dari Arema ke Yu Hyun Koo itu sama sekali tidak benar. Dia pun tak pernah menyebut siapa oknum yang mendekatinya, termasuk asal klubnya.

“Saya merasa ini hanya upaya oknum tertentu yang tidak ingin laga Sriwijaya FC melawan Arema berlangsung fair play. Intinya ada pihak yang mau ambil kesempatan dan kami tim fokus pada persiapan,” kata Haris.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*