Indolucky7
Indolucky7

Persib: Keputusan Komdis PSSI Tidak Adil

Umuh 01

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, geram dengan keputusan Komisi Disiplin PSSI untuk tragedi GBLA yang memakan korban jiwa. Umuh menilai hukuman tersebut tidak adil.

Komdis PSSI telah mengeluarkan sanksi untuk Persib dalam tragedi meninggalnya suporter Haringga Sirila di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pekan lalu. Dia tewas menjelang laga antara Persib dengan Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2018.

Persib mendapat sanksi hukuman laga usiran di luar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi Liga 1 2018 dan pertandingan kandang tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi Liga 1 2019. Ibcbet Mobile.

Tak hanya itu, suporter Persib, Bobotoh, juga mendapat hukuman sanksi larangan menyaksikan pertandingan Maung Bandung baik kandang dan tandang di Liga 1 hingga tengah musim depan. Bobotoh dinyatakan bersalah karena diklaim melakukan sweeping, pengeroyokan, dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas.

Umuh menilai keputusan itu tak adil karena Persib tak sepenuhnya salah. Dia menilai PSSI memberikan hukuman yang sangat merugikan timnya.

“Ini keputusan yang tidak adil, tidak benar. Keputusan ini sangat rekayasa, kami dibilang melakukan sweeping apalah, itu tidak benar,” ujar Umuh saat dihubungi pewarta, Selasa (2/9/2018).

“Buat apa ada investigasi, untuk apa datang ke Bandung, investigasi menanyakan semua permasalahan, mengumpulkan data-data, buat apa?” Umuh menambahkan.

Bahkan dia menilai PSSI sengaja melakukan itu untuk menggembosi Persib. Dia mempertanyakan ketegasan PSSI yang terlambat karena kejadian seperti ini juga pernah terjadi sebelumnya.

“Kalau mau menuntut, saya inginnya PSSI dibubarkan saja. Karena ini tidak adil,” dia menegaskan.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*